Jakarta yang menempati gedung bekas Stadhuis atau Balaikota.
Pembangunan gedung ini selesai tahun 1712 dan diresmikan dua
tahun sebelumnya oleh Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck.
Setelah mengalami beberapa perubahan fungsi, gedung ini ditetapkan
sebagai Museum Sejarah Jakarta pada tanggal 30 Maret 1974.
Lebih dari 500 koleksi dipamerkan, mulai dari Prasasti Ciaruteun
yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara dimana
terdapat jejak telapak kaki Dewa Wisnu, Meriam si Jagur yang terkenal
sebagai lambang kesuburan, Patung Dewa Hermes, Mimbar Masjid
Kampung Baru, penjara bawah tanah dimana Untung Suropati (1670)
dan Pangeran Diponegoro (1830) pernah ditahan dan air mancur
ditengah Taman Fatahilah yang dahulu berjasa menjadi salah satu sumber air di kawasan Balaikota.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar